Berita

Berita Pendidikan Nasional

(0 pemilihan)

LOMBA ANTAR KELAS INOVATIF DAN KREATIF MEMBUAT TEMPAT SAMPAH Pilihan

TPS 2Maumere - SMP Negeri Alok

Kebersihan lingkungan sekolah akan memengaruhi kesehatan kita. Tak hanya itu, sekolah yang bersih juga dapat menaikkan nilai akademis dan semangat belajar Siswa. Menjaga kebersihan lingkungan rumah, sekolah, dan alam sekitar adalah salah satu tanggung jawab terhadap lingkungan. Sangat penting untuk menjaga kebersihan sekolah agar siswa tetap aman dan nyaman selama berada di lingkungan Sekolah.

Meski tidak berhubungan langsung, lingkungan sekolah yang bersih akan membuat anak-anak belajar dengan nyaman dan pada akhirnya berdampak positif pada siswa. Menjaga kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya petugas kebersihan sekolah, kebersihan lingkungan sekolah menjadi tanggung jawab guru maupun seluruh siswa.Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang positif akan membuat angka kehadiran, nilai ulangan, dan tingkat kelulusan di sekolah tersebut tinggi. Menjaga kebersihan lingkungan sekolah juga dapat membantu memastikan anak tidak tertular penyakit. Oleh sebab itu, anak harus dididik untuk menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekolah agar kondisi fisik dan mentalnya tetap terjaga dengan baik.

Sampah merupakan permasalahan yang sangat umum yang terjadi di masyarakat global. Sampah merupakan material sisa hasil aktivitas yang dibuang sebagai hasil dari proses produksi, baik itu dalam industri maupun rumah tangga. Dapat dikatakan sampah adalah sesuatu yang tidak diinginkan oleh manusia setelah proses dan penggunaannya berakhir.

Jenis Sampah Berdasarkan Sifatnya ada Sampah Organik, sampah organik adalah sampah yang dapat membusuk dan terurai sehingga bisa diolah menjadi kompos. Misalnya, sisa makanan, daun kering, sayuran, dan lain-lain. Pengertian sampah anorganik adalah sampah yang sulit membusuk dan tidak dapat terurai. Namun, sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat. Misalnya botol plastik, kertas bekas, karton, kaleng bekas, dan lain-lain.

Di SMP Negeri Alok sendiri banyak sampah plastik yang berserakan disekitar lingkungan sekolah, dari sampah, plastic, botol mineral, sedotan, kertas dan lain-lain. Hal ini karena kurang sadarnya siswa- siswi untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Salah satu factor juga karena kurang tersedianya tempat sampah di sekolah. Untuk meminimalisir hal tersebut OSIS dan Pembina OSIS merancang suatu kegiatan yakni lomba membuat tempat sampah antar kelas lomba ini sangat antusias dan diikuti 23 kelas dari tingakatan kelas VII,VIII Dan IX dimana lokasi pengerjaanya diadakan di sekolah dan dirumah siswa- siswi secara kelompok, waktu pengerjaanya yakni satu minggu. Adapun kriteria penilaian, 1) Kerapihan tempat sampah, 2) Tingkat kreativitas, 3) Ukuran sesuai yang ditentukan, 4) Kualitas tempat sampah, dan 5) Kekompakan dalam proses pengerjaan.

Tepatnya pada hari saptu tanggal 21 Oktober pengumuman hasil lomba dinilai, dimana kelas IX F keluar menjadi juara satu, kelas IX G berada pada juara dua sedangkan juara tiga kelas VIII.C. Adapun harapan dengan diadakan lomba ini siswa-siswi lebih menjaga kebersihan lingkuan di Sekolah dan makin sadar untuk lebih membuang sampah pada tempatnya.

Baca 786 kali Terakhir diubah pada Selasa, 07 November 2023 06:51
SMP NEGERI ALOK

Beriman - Belajar - Berkarya - Berprestasi

Cari

Pengunjung

517509
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
1766
492947
54493
517509

Your IP: 216.73.216.110
2026-07-24 23:53